Email our technical support : powerair.fan@gmail.com

Kipas angin lebih banyak digunakan di rumah tangga pada saat ini. Harganya relative lebih murah dibandingkan dengan AC (Air Conditioner). Hampir dua abad konsep mengenai kipas angin konvensional belum pernah berubah, kipas angin pertama kali dibuat di timur tengah pada awal abad 19. Kipas angin pertama kali berbentuk kipas angin atap yang mulai dikenal masyarakat pada tahun 1860 an. Cara kerjanya digerakkan oleh putaran air yang menggerakkan semacam sabuk yang dihubungkan secara manual dan memiliki kemampuan untuk menggerakkan beberapa kipas angin sekaligus. Kemudian masuklah kipas angin elektrik ke pasar tahun 1880 an.

Menggunakan kipas angin di rumah bisa menghemat biaya dan lebih ramah lingkungan dibandingkan pendingin ruangan seperti air conditioner (AC). Sesuai fungsinya untuk menyejukkan ruangan, kipas angin paling tepat digunakan pada saat yang dibutuhkan misalnya ketika musim kemarau. Bahkan, di negara tropis ini, terlebih saat musim kemarau panjang, bisa-bisa orang menggunakan kipas angin sepanjang hari.

Namun, sudah tahukah Anda, penggunaan kipas angin juga berlaku pada saat musim hujan (cuaca dingin)? Ketika udara dingin, hawa panas didalam rumah akan naik keatas ruangan dan terkumpul di dekat plafon. Sementara itu, Anda perlu udara yang hangat. Maka, nyalakan saja kipas angin dengan kecepatan rendah untuk mendorong hawa panas ini melalui dinding lalu turun ke arah bawah ruangan. Fungsi lainnya, kipas angin juga membantu mengurangi kondensasi pada jendela. Hanya, Anda perlu mencermati arah putaran baling-baling kipas anginnya dengan memastikan fiturnya ada dua arah sehingga bisa digunakan sepanjang tahun.



By : on October 15, 2015

Memberi Komentar